Cari Blog Ini

Rabu, 26 Juni 2013

LDII Gelar Workshop Pendidikan Anak Usia Dini

workshop pendidikan usia dini ldii 
Jakarta, Dalam rangka memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya mendidik anak sejak usia dini dan cara bagaimana mendidik anak yang efektif, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) selenggarakan workshop & ToT Pendidikan Anak Usia Dini

Kegiatan workshop yang diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 21-23 juni 2013, bertempat di kantor DPP LDII diikuti oleh 45 peserta yang datang dari berbagai daerah,

Sarji Faisal, Ketua Departemen pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII yang sebagai ketua penyelenggara kepada wartawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian LDII dalam ikut serta berperan membangun karakter bangsa "Ini merupakan kegiatan pencerahan kepada kaum hawa agar dapat bersikap bijak dalam membina dan mendidik anak sebagai generasi bangsa,kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bagi LDII untuk ikut serta berperan serta dalam upaya membangun karakter bangsa," Ujar Sarji

Workshop dan TOT yang diikuti oleh para guru Paud, hingga SMK dari berbagai disiplin ilmu, menghadirkan nara sumber pakar psikologi pendidkikan dan praktisi dari Lembaga Psikologi dan mediasi SATU Consulting, Nana Prasetyo, Endah Anggraeni dan Siti Nuranisa,

Dihadirkan pula Petro Alexy, praktisi Paud sebagai nara sumber dari Raudlotul Atfal Istiqlal Jakarta. (fin)

Sabtu, 22 Juni 2013

Fakta Tempe

Tempe adalah makanan hasil fermentasi antara kedfakta unik tempeelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus, tempe rasanya lezat, harganya murah dan mengandung banyak manfaat. Di dalam tempet terkandung karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin serta kompenen anti bakteri yang bermanfaat untuk kesehatan. Tempe sering diremehkan karena identik dengan makanan murah, tapi sekarang tempe menjadi bintang makanan di Eropa, Amerika, Jepang dan negara lain.
Sebagai orang Indonesia siapakah yang tidak mengenal tempe, disamping rasanya yang lezat harganya juga terjangkau dan mudah didapat. Tempe juga mengandung berbagai unsur bermanfaat, tempe banyak dikonsumsi di Indonesia tapi sekarang mulai mendunia. Kaum vegetarian di dunia, banyak menggunakan tempe sebagai pengganti daging. Berikut beberapa fakta menarik tentang tempe..

1. Sejarah Tempe
Tidak seperti makanan kedelai tradisional lain Yang biasanya berasal dari Cina atau Jepang, tempe berasal dari Indonesia. Makanan ini sudah dikenal berabad-abad yang lalu terutama dalam budaya masyarakat Jawa, khususnya Yogyakarta dan Surakarta. Awalnya tempe diproduksi dari kedelai hitam yang berasal dari masyarakat pedesaan tradisional jawa dan dikembangkan di daerah Mataram, Jawa Tengah serta berkembang
sebelum abad ke 16.

Kata tempe diduga berasal dari bahasa Jawa Kuno, pada jaman jawa kuno terdapat makanan berwarna putih terbuat dari tepung sagu yang disebut umbi. Tempe segar yang juga berwarna putih terlihat memiliki kesamaan dengan makanan umbi tersebut. Selain itu terdapat juga rujukan mengenai tempe dari 1875 dalam kamus bahasa jawa belanda. Sumber lain mengatakan, bahwa pembuatan tempe diawali semasa era tanam paksa di jawa.  Pada saat itu masyarakat jawa terpaksa menggunakan hasil perkebunan seperti singkong, ubi dan juga kedelai sebagai sumber pangan. Selain itu ada pendapat yang mengatakan bahwa tempe diperkenalkan oleh orang-orang Tiong Hoa yang memproduksi makanan sejenis yaitu koji kedelai yang difermentasikan. Selanjutnya teknik pembuatan tempe menyebar ke seluruh Indonesia, sejalan dengan penyebaran masyarakat jawa ke seluruh penjuru tanah air.

2. King Of Tempe di Jepang
Pria asal Indonesia yang dijuluki The King of Tempe di Jepang hal tersebut dikarenakan pria yang bernama Rustono ini setiap lima hari mampu memproduksi sekitar 16 ribu bungkus tempe, dengan kemasan 200 gram. Untuk mendukung produksi, dia mengadakan kontrak kerjasama dengan petani kedelai di Nagahama kawasan Shiga Jepang. Selain masyrakat Indonesia di Jepang, dan  masyarakat Jepang sendiri konsumennya
meliputi perusahaan jasa boga, rumah makan vegetarian, toko swalayan, sekolah dan rumah sakit di Fukuoka.

Berbagai restoran vegetarian di jepang banyak menyajikan olahan tempe dengan berbagai bentuk olahan jepang, seperti tempura tempe dan yang paling terkenal adalah burger tempe.

3. Untuk mengatasi sakit Maag
Maag banyak dialami oleh masyarakat yang jika tidak ditangani dengan baik bisa menjadi kronis. Ada cara mudah untuk mengatasinya, yaitu dengan mengkonsumsi tempe karena tempe memiliki protein yang bagus dan senyawa anti inflamasi atau anti peradangan. Protein yang terkandung dalam tempe sudah siap diserap tubuh karena ia sudah terlebih dahulu dicerna oleh kapang atau jamur yang ada di tempe. Kapang atau
jamur yang dihasilkan oleh ragi tempe bisa mengubah protein komplek kacang kedelai karena adanya perubahan-perubahan kimia pada protein, karbohidrat serta lemak. Serta kulit kedelai yang keras menjadi lebih lembek sehingga memudahkan perut untuk mencernanya.

Selain itu tempe diketahui juga bisa memperbaiki saluran pencernaan yang rusak serta mengatasi gangguan lambung yang kebanyakan diderita oleh penderita maag. Hal ini karena tempe bisa memberikan kenyamanan di lambung. Ada sebagian orang yang percaya khasiat tempe akan muncul jika dimakan dalam keadaan mentah, tapi jika ingin lebih steril lebih bagus jika dikukus, direbus atau digoreng dengan sedikit minyak.

4. Brownes Tempe
Sisa-sisa irisan tempe dan gorengan tempe yang tertinggal di penggorengan ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran untuk pembuatan Brownes.

Itulah beberapa fakta unik tentang tempe, yang merupakan makanan tradisional dan menyehatkan.. Semoga bermanfaat.. :D 

Rabu, 19 Juni 2013

Seminar Parenting Skill DPD LDII Situbondo


parenting skill ldii situbondo
DPD LDII Situbondo menggelar seminar wanita, pada Tanggal 06 Juni 2013 kemarin. Acara yang digelar di pendopo kabupaten tersebut mengambil tema " Parenting Skill : Orang Tua Bijak Berprilaku, Anak meniru sepenuh hati "
Seminar yang dihadiri sekitar 300 orang ini mendatangkan pembicara utama. Ir. Hj. Sri Tresnahati Ashar, M.Si, Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPP LDII. Peserta terdiri dari kalangan guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK dari berbagai disiplin ilmu. Ada juga dari kalangan anggota PKK di Kabupaten Situbondo, maupun gabungan organisasi wanita di Kabupaten Situbondo.

Acara ini dihadiri ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Umi Kulsum Dadang Wigiarto, Ketua MUI, KH, Syaiful Muhyi, Ketua DPD LDII Situbondo Agus Triono, Kepala Bakesbanglinmaspol Herry Suyanto, Ada juga Kepala Kementrian Agama, Biro Pemberdayaan Wanita DPW LDII Jawa Timur, Dewan Penasehat DPD LDII Situbondo, serta undangan lainnya.

Parenting skill digelar untuk memberikan pemahaman kepada orang tua, lebih khusus kepada ibu tentang pentingnya mendidik anak sejak usia dini. Disamping itu, orang tua bisa lebih efektif dalam mendidik putra putrinya, disertai dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang cara berkomunikasi praktis dengan anak-anak.

Dalam sambutannya ketua LDII Situbondo, Agus Triono yang juga ketua panitia seminar mengatakan, "kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bagi peranan wanita LDII Kabupaten Situbondo untuk ikut serta berperan dalam upaya membangun bangsa. Khususnya dalam pembentukan dalam keluarga "ini juga untuk memberikan pencerahan kepada kaum hawa agar dapat bersikap bijak dalam pembinaan dan pendidikan anak-anak, demi tumbuh dan berkembangnya sikap afektif dan psikomotor mereka yang kelak sangat menunjang terciptanya generasi penerus yang unggul, bermoral baik dan mandiri dalam Ridho Illahi". (http://ldii.or.id)

LDII Berikan Bantuan Masyarakat Mentawai


bantuan ldii bakesra di mentawai
ldii.or.id : Mentawai, Ikut bersama rombongan menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono di Mentawai, dalam rangka Bhakti Kesra 2013, Lembaga Dakwah Islam Indnesia (LDII) yang menyumbangkan 2700 paket alat-alat sekolah dan ratusan bibit tanaman obat-obatan untuk masyarakat Mentawi di kepulauan Siberu,

Ekspedisi Bhakti Kesra nusantara yang dikoordinir oleh kementerian Kesejahteran rakyat dengan mengikut sertakan beberapa instansi maupuun ormas direncanakan akan memakan waktu perjalanan 10 hari untuk rute Indonesia bagian barat yang meliputi tiga kepulauan terluar, yaitu kepulauan Siberu, Sipora dan kepulauan Telo

Bertempat di Balai Rakyat Siberu, Agung Laksono, Menteri koordinator Kesejahteraan Rakyat secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat Siberu yang pernah terdampak stunami,

"Untuk masyarakat Siberu saya datang kemari tidak untuk jalan-jalan,   tetapi menjalankan tugas pemerintah untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat Siberu, karena pemerintah menghendaki agar kedepan masarakat Siberru menjadi masyarakaat yang lebih maju, saya juga sudah perintahkan kepada bupati agar infra strukur segera dibangun untuk mempercepat akses," ujar Agung Laksono, pada acara serah terima bantuan  di Siberu, Jumat 14/6.

Agung, dalam sambutannya lebih lanjut menjelaskan bahwa yang dibawa pada rombongan ekspedisi kali ini dari lembaga dan instansi serta ormas yang peduli dengan sesama, termasuk ikut dalam rombongan para pedagang yang tergabung pada asosiasi pedagang kakilima untuk mengadakan pasar murah

Hadi, koordinator Bakesra dari kemenkesra menyampaikan, Setelah dari Pulau Siberu Mentawai, rute selanjutnya yang akan didatangi pak menteri Agung, adalah pulau Telo, kemudian ke padang,terus kembali ke Jakarta,

"Dengan bantuannya masing-masing, ekspedisi bakti kesra 2013 ini, rute pertama ke pulau Siberu, selanjutnya ke pulau sipadan dan Telo, untuk di pulau Siberu tim ekspedisi masing-masing instansi dan Lembaga melakukan kegiatannya masing-masing, dari BI penukaran uang, dari LDIImenyerahkan alat-alat perlengkapaan sekolah, dll,"ujarnya (http://ldii.or.id)