Cari Blog Ini
Kamis, 28 Oktober 2021
LDII PC Pangkah Hadiri Purna Tugas Camat Pangkah
Pada hari ini, Kamis 28 Oktober 2021 bertempat di Pendopo kecamatan Pangkah, LDII PC Pangkah menghadiri perpisahan purna tugas Drs. Bambang Sihana selaku Camat Pangkah yang akan berakhir memasuki masa pensiun. Ustad Kholidin, S.P yang mewakili LDII PC Pangkah berbaur hadir dengan undangan lainnya yang terdiri dari Forkompimcam, ormas, tokoh masyarakat, Kades, SKPD, akademisi sekecamatan Pangkah. Pada kesempatan tersebut, Dra. Bambang Sihana menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan peran serta seluruh elemen masyarakat, tokoh dan ormas yang telah ikut membantu kelancaran program pemerintah khususnya di kecamatan Pangkah. Dalam sambutannya, ia juga berpesan secara filosofi yaitu dalam berkarya untuk carilah jeneng bukan jenang yaitu untuk berkarya sebaik mungkin.
Selasa, 26 Oktober 2021
LDII Kabupaten Tegal Salurkan Santunan Anak Yatim dan Duafa
Slawi (23/10/2021) - Memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan duafa sering menjadi pilihan masyarakat dalam berbagi rezeki kepada sesama. Menyantuni anak yatim dapat selalu menjadi kesempatan baik sebagai kegiatan berbagi persamaan.
Kepedulian terhadap anak yatim piatu dan duafa dapat dikatakan sebagai suatu tradisi dan kebiasaan yang telah mengakar sepanjang sejarah. Menyantuni anak yatim piatu dan duafa tidak terlepas dari keutamaan untuk memberikan dan memperhatikan semua kehidupan hidupnya misalnya makan, minum, pakaian, pengasuhan dan ajaran agama. Anak yatim piatu duafa merupakan amanah yang Allah SWT berikan kepada manusia yang berakal. Mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga.
Orang-orang yang menanggung anak yatim piatu dan mengasihinya maka Allah SWT akan melembutkan hatinya dan mencukupi kebutuhan sehari harinya. Sebab orang yang mengasihi anak yatim piatu dan duafa maka ia akan menjadi figur orang tua bagi mereka. Kasih sayang yang diberikan kepada anak yatim piatu dan duafa akan melembutkan hatinya.
Di masa pandemi covid-19 ini DPD LDII Kabupaten Tegal menyalurkan santunan dari Yayasan Agnia Luhur Mubarok kepada 30 anak yatim piatu dan 20 duafa di Lingkungan DPD LDII Kabupaten Tegal. Sabtu ini bertempat di Masjid komplek Kantor DPD LDII Kabupaten Tegal telah berlangsung pemberian santunan anak yatim piatu dan duafa dari Yayasan Agnia Luhur Mubarok. Selain menerima santunan berupa uang, 30 anak yatim piatu menerima tas sekolah, alat tulis, mushaf Al Quran dan Hadist Himpunan agar mereka tambah semangat bersekolah dan mengaji sebagai bekal ilmu di dunia dan di akhirat.
Kegiatan pemberian bantuan santunan kepada anak yatim piatu dan duafa ini merupakan bentuk kepedulian dan silaturrahim terhadap sesama. "Terima kasih atas kepercayaan Yayasan Agnia Luhur Mubarok kepada DPD LDII Kabupeten Tegal dalam penyaluran santunan ini. Kegiatan pemberian santunan Yayasan Agnia Luhur Mubarok kepada anak yatim piatu ini rutin, kali ini dilaksanakan di Lingkungan DPD LDII Kabupaten Tegal serta dana sumbangan terhadap anak yatim piatu dan duafa merupakan dana yang terkumpul dari shodaqoh Yayasan Agnia Luhur Mubarok. Mungkin santunan yang diberikan ini tidak tidak seberapa, tapi doa dari mereka anak yatim dan duafa, luar biasa. Semoga pandemi Covid-19 ini segera sirna dari muka bumi serta khususnya masyarakat mendapatkan keberkahan, kesehatan serta keselamatan dunia maupun akhirat, " ucap Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal, Drs H Walidi W Martama MM.
Salah satu anak yatim piatu dan duafa yang menerima santunan mengucapkan terima kasih atas pemberian santunan dari Yayasan Agnia Luhur Mubarok yang disalurkan DPD LDII Kabupaten Tegal karena santunan ini sangat bermanfaat di masa pandemi covid-19. Semoga bisa bersekolah tatap muka lagi dan semoga covid-19 segera sirna.
Tidak hanya mengurus warga dewasa, DPD LDII Kabupaten Tegal juga mengurusi anak-anak, agar anak-anak bisa menciptakan rasa cinta tanah air di dalam dirinya masing-masing. Di masa pandemi Covid-19 pemberian santunan kepada anak yatim piatu sangat diperlukan karena anak-anak juga terkena dampak dari pandemi covid-19 ini serta semoga anak-anak yang terkena dampak covid-19 merasakan ketenangan dalam dirinya sendiri. (taagungy)
Kamis, 22 Oktober 2020
LDII : Hari Santri momentum pemberdayaan santri
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Chriswanto Santoso mengatakan Hari Santri menjadi momentum untuk meningkatkan pemberdayaan santri.
"Pesantren masih dipandang sebagai kelompok pendidikan yang masih terpinggirkan. Alumni pesantren dianggap tidak mampu bersaing dalam dunia pendidikan, dunia kerja maupun birokratisasi pemerintahan," kata Chriswanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan pandangan umum juga melihat lulusan pesantren masih dianggap tidak memiliki kecakapan atau keterampilan selain di bidang agama.
Padahal, kata dia, pandangan tersebut agar diubah karena kenyataannya tidak seperti itu. Maka dari itu, Chriswanto mengapresiasi atas rencana pemerintah untuk meningkatkan status pesantren melalui Undang-undang 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
"Afirmasi dan rekognisi pesantren sebagai satuan pendidikan semakin nyata dengan dituangkannya fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat dalam UU Pesantren,” katanya.
Chriswanto mengatakan santri memiliki paket lengkap dalam hal kognitif dan afektif. Secara keseluruhan santri memiliki daya hafal yang tinggi. Dengan demikian, mereka adalah generasi yang cerdas.
Sementara dari sisi kecerdasan emosional dan kecerdasan dalam menyelesaikan masalah, kata dia, mereka andal karena terbiasa mandiri. Santri memiliki kesabaran dan analisis karena terbiasa menelaah kitab.
Dengan demikian, menurut Chriswanto, memberdayakan dan mendidik santri dengan ilmu agama, ilmu pengetahuan serta teknologi merupakan modal besar membangun Indonesia karena karakteristiknya yang profesional religius.
"Dalam perjalanan sejarah bangsa, selain peran nyata dalam pergerakan dan perjuangan meraih kemerdekaan, pesantren berperan penting dalam melahirkan insan yang beriman dan berkarakter untuk mengisi pembangunan nasional dalam kerangka NKRI," katanya.
Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020
(antaranews. com)
Senin, 19 Oktober 2020
Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Rasa Anarkhis
Senin 19 Oktober 2020, bertempat di Pendopo Pemda kabupaten Tegal telah dilaksanakan Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Rasa Anarkhis yang dilakukan oleh utusan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas, akademisi. Ketua DPD LDII kabupaten Tegal, Drs. H. Walidi, MM juga ikut menghadiri acara tersebut. Acara yang dibuka dan juga sebagai sambutan tunggal oleh Bupati Tegal, Dra. Umi Azizah ini bertujuan untuk selalu menjaga situasi yang kondusif di wilayah kabupaten Tegal sehingga tidak terjadi unjuk rasa yang anakhis berkaitan dengan disahkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law.
Langganan:
Postingan (Atom)






