Cari Blog Ini

Minggu, 12 Maret 2023

15 Pemuda LDII Tegal Mengikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Balapulang (Minggu, 12/3). Sebanyak 15 pemuda LDII mengikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Kalibakung, Balapulang dalam rangka menghadiri undangan Kegiatan HUT PPNI ke-49. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Tegal, Umi Azizah diikuti oleh para utusan perawat, rumah sakit, relawan, dan Ormas adalah untuk membekali terutama masyarakat dalam membantu tugas fungsi keperawatan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kesehatan adalah salah satu unsur penting yang harus diwujudkan melalui kerjasama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Salah satu indikator kesehatan meningkat adalah usia harapan hidup yang meningkat. Umi Azizah juga menegaskan tentang pentingnya manfaat konsumsi jamu. Dia berharap, perawat supaya mengedepankan sisi kemanusiaan dalam menjalankan tugas profesinya karena esensinya semua itu adalah ibadah. Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW PPNI Jateng, Ns. Kurnia Yuliastuti, M.Kep mengharapkan sudah tidak ada lagi perawat yang galak tetapi harus humanis mendahulukan pada keselamatan pasien. Dia juga menjelaskan tentang pentingnya fungsi fungsi konsumsi jamu bagi kesehatan.

Kamis, 02 Maret 2023

Kejari dan LDII Kabupaten Tegal Adakan Kegiatan Jaksa Masuk Pesantren

Kejari dan LDII Kabupaten Tegal Adakan Kegiatan Jaksa Masuk Pesantren Slawi (Kamis, 2/3). DPD LDII Kabupaten Tegal bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi menyelenggarakan penerangan hukum untuk para santri dan siswa Pondok Pesantren Al Huda Manshurin desa Dampyak kecamatan Kramat. Acara yang berlangsung pada Selasa (2/3) ini dihadiri kurang lebih 200 peserta. Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal yang diwakili oleh Herdandono, S.H. Ketua Bidang Hukum, berharap acara tersebut dapat meningkatkan pemahaman para santri terhadap hukum. Ia menambahkan, agar masyarakat terhindar dari pelanggaran hukum. Dalam kesempatan yang sama, Kasie Intel Kejari Slawi, Yusuf Luqita Danawihardja, S.H., M.H. menyampaikan materi mengenai tupoksi Kejaksaan dan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. “Sebagai Warga Negara Indonesa (WNI) yang berlandaskan hukum, sangat penting bagi para santri untuk memahami hukum apa saja yang diterapkan di Indonesia. Jadi diharapkan mereka setelah mengikuti sosialisasi ini mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yusuf.
Dalam acara tersebut, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi tentang masalah hukum yang mereka hadapi, atau yang masih kurang mereka pahami. “Dengan adanya kesempatan tanya jawab ini, diharapkan peserta bisa lebih memahami hukum dengan cara yang lebih interaktif dan bisa memahami secara lebih rinci,” ujarnya.

Senin, 20 Februari 2023

LDII TUAN RUMAH TADARUS KHOTMIL QUR'AN DAN DOA KEBANGSAAN

Pangkah (19/02) Bertempat di Masjid LDII Desa Bogares Kidul, Kec Pangkah, LDII menjadi tuan rumah kegiatan Khotmil Qur'an dan Doa Kebangsaan Kecamatan Pangkah. Acara ini dimotori oleh Dewan Masjid Indonesia yang dihadiri oleh Muspimcam Pangkah, NU, Muhammadiyah, LDII, Forum Penyuluh Agama sekecamatan Pangkah, Hafidz-Hafidzah kecamatan Pangkah.
Acara diawali dengan acara Tadarus Khotmil Qur'an, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Ketua PC LDII Kec Pangkah H. Sugiarto dalam sambutannya mengatakan bahwa masjid LDII terbuka untuk umum, ayo kita berkegiatan bersama menciptakan kerukunan umat Islam dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1946. Kemudian permohonan maaf LDII apabila terdapat kekurangan sebagai tuan rumah karena memang kondisi masjid sebagai tempat acara belum selesai pembangunanannya. Kepala KUA Kecamatan Pangkah H. Munirudin, S.Ag. mengatakan kami programkan silaturohim antar NU, Muhammadiyah, LDII agar tercipta kerukunan antar umat Islam. Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi terhadap LDII yang telah menjadi tuan rumah dan mensukseskan acara ini dengan baik. Kepala Desa Bogares Kidul M. Arifin menceritakan bahwa sejak kecil sampai dewasa, dirinya menjadi saksi tidak pernah ada pertikaian antara NU, Muhammadiyah, dan LDII di Desa Bogares Kidul, sudah terjalin kerukunan antar umat Islam di Desa Bogares Kidul. Camat Pangkah Drs. Domiri mengatakan bahwa hidup sekali ini jika tidak rukun, lantas mau apalagi. Jadi agar semuanya merasa nyaman, kita harus mempunyai hati "bombongan" dan rukun antar sesamanya. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa dari Dewan Penasihat LDII Kabupaten Tegal Suhinarso, S.H., M.M. Disela acara juga dilakukan penyerahan beberapa Sertifikat Tanah Wakaf untuk Masjid di wilayah Kecamatan Pangkah yang diserahkan kepada pengurus masjid tersebut. Acara diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Minggu, 10 Juli 2022

Tebar Daging Kurban, LDII Tegal Tingkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Kab. Tegal (10/07) Hari Raya Idul Adha bagi masyarakat khususnya umat muslim di seluruh dunia, adalah momentum untuk menebarkan kebaikan dan meraih hikmah serta ridho Allah SWT. Tidak ketinggalan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tegal juga menjadikan Hari Raya Idul Adha tahun 2022 ini sebagai momentum untuk meningkatkan ketaqwaan dan kepedulian sosial masyarakat, selaras dengan tema "Mari Berkurban untuk Mewujudkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial" Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal Drs. Walidi, M.M, mengingatkan bahwa ibadah kurban merupakan perintah Allah langsung, ibadah yg sangat disenangi Allah melebihi ibadah lainnya, memiliki pahala yang luar biasa, bahkan Rosululloh SAW menyebutkan setiap bulu hewan kurban mendapat satu kebaikan. Untuk tahun ini DPD LDII Kabupaten Tegal melaksanakan penyembelihan sebanyak 47 ekor sapi dan 81 ekor kambing tersebar di 14 PC dan 15 PAC yang ada di wilayah Kabupaten Tegal. Dijelaskan bahwa pola pembagian daging qurban memilih disampaikan langsung kepada warga, tanpa menggunakan kupon. "Alhamdulillah, di tengah-tengah kekhawatiran dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tahun ini LDII Kabupaten Tegal dapat melaksanakan ibadah kurban dan dapat berbagi dengan sesama sebagai wujud ketaqwaan dan kepedulian sosial. Hewan yg akan disembelih terlebih dahulu diperiksa oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan, dan dinyatakan Sehat. Daging qurban langsung diberikan ke rumah-rumah warga, tanpa harus mengantre. Ini bertujuan biar lebih memudahkan panitia qurban serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Walidi.